Investasi Properti

Investasi Properti

Investasi Properti

Salah satu peluang Investasi yang potensial adalah Investasi Properti. Apakah Anda Berminat dalam Investasi Properti ? Mungkin saat ini Anda tidak ada pengetahuan mengenai Investasi ini, tetapi tidak berarti Anda tidak bisa menjalankannya. Anda bisa menjalankannya jika Anda punya keinginan dan semangat yang keras untuk mewujudkannya.

Investasi properti tidak harus memiliki modal yang besar, bahkan Anda bisa tanpa modal uang dengan cara Anda harus menggunakan skill negosiasi dan lobi Anda yang mantap untuk mencari pihak-pihak kreditor. Bank merupakan pihak yang bisa menjadi penolong usaha bisnis Anda. Modalnya hanya satu, kemauan usaha keras untuk mewujudkan sesuatu menjadi nyata.

Investasi Properti masih mempunyai peluang yang sangat besar, karena merupakan salah satu kebutuhan primer manusia, mengingat bahwa jumlah penduduk Indonesia dari tahun ke tahun terus meningkat. Persoalan laku atau tidak lakunya usaha bisnis properti Anda hanya soal waktu. Jika Anda ingin usaha bisnis Anda laku keras dalam rentang waktu yang cepat, maka artinya Anda harus mencari lokasi strategis yang diminati orang.

Pilihan tempat atau lokasi sangat mempengaruhi tawaran harga dan minat konsumen untuk membeli sebuah properti. Peluang Investasi properti merupakan investasi jangka panjang yang akan terus diminati orang. Salah satu skill yang harus Anda miliki dalam mengelola bisnis ini adalah skill lobi dan negosiasi. Sebab Anda akan menjadi pihak perantara antara konsumen dan perbankan yang akan membantu Anda menalangi dana pembuatan properti.

Untuk mendapatkan pengetahuan yang cukup untuk menjalankan bisnis investasi Properti, maka Anda harus mengasah skill Anda, bisa dengan cara Anda mengikuti berbagai jenis seminar atau pelatihan bisnis properti yang biasanya diadakan. Bisnis properti yang sukses bisa mengantarkan Anda memiliki properti dengan nilai ratusan juta rupiah hingga miliyaran tanpa harus mengeluarkan uang, bahkan Anda akan dibayar melalui pendapatan pasif.

Untuk mengelol investasi properti memang sangat penting memperhatikan lokasi tempat Anda mendirikan properti, namun bukan berarti lokasi yang tadinya tidak strategis tidak potensial untuk dikelola. Hal terpenting Anda harus bisa memprediksi soal perkembangan pembangunan sebuah daerah. Karena biasanya konsumen tak mau membeli properti di tempat-tempat yang terpencil.

Investasi Obligasi

Investasi Obligasi

Investasi Obligasi

Obligasi adalah surat hutang jangka panjang yang diterbitkan oleh perusahaan atau pemerintah dengan nilai nominal (nilai pari / par value) dan waktu jatuh tempo tertentu. Karena Anda memberikan pinjaman uang kepada perusahaan atau pemerintah, maka peminjam (perusahaan atau pemerintah) akan mengembalikan pinjaman tersebut ditambah dengan bunganya selama jangka waktu tertentu. Berbeda dengan saham yang memberikan hak kepemilikan kepada pemegangnya, investasi obligasi sebenarnya merupakan pinjaman yang Anda berikan kepada suatu perusahaan

Obligasi merupakan jenis investasi jangka panjang. Modal yang harus dikeluarkan untuk investasi obligasi relatif cukup besar untuk investor individu. Nilai obligasi yang diperjual-belikan biasanya dalam satuan yang cukup besar, misalnya Rp. 5 Miliar. Masa berlaku obligasi tergantung kepada lembaga atau badan yang menerbitkannya, umumnya antara 5 sampai 10 tahun. Semakin pendek durasi obligasi berarti semakin kecil pengaruhnya terhadap tingkat suku bunga. Semakin panjang durasinya maka semakin sensitif terhadap perubahan suku bunga. Anda dapat menjual obligasi yang Anda miliki pada pihak lain di pasar sekunder sesuai dengan nilai atau harga pasar sebelum obligasi tersebut jatuh tempo.

Obligasi kupon (coupon bond) dengan tingkat buga tetap (fixed) selama masa berlaku merupakan salah satu jenis obligasi yang diperdagangkan di pasar modal Indonesia saat ini.

Perubahan harga obligasi di pasar sangat dipengaruhi oleh perubahan suku bunga dan persepsi terhadap resiko. Harga obligasi di pasar modal dapat lebih tinggi atau lebih rendah dari nilai parinya. Berinvestasi pada obligasi tidak hanya memberikan keuntungan dari pembayaran bunga tetap (kupon), tapi Anda juga memiliki peluang untuk medapatkan keuntungan dari capital gain (selisih harga beli dan jual). Suatu obligasi dapat diperjualbelikan setiap saat (sebelum jatuh tempo) dengan harga yang lebih atau kuran dari nilai parinya, tergantung kondisi pasar. Siapa yang memiliki obligasi pada saat jatuh tempo akan mendapatkan pembayaran kembali sejumlah nilai pari tersebut. Harga-harga obligasi dapat berfluktuatif oleh karena beberapa hal, seperti : tingkat bunga yang dibayar obligasi, tingkat kepastian pembayaran kembali atau kondisi ekonomi secara keseluruhan terutama tingkat inflasi yang mempengaruhi tingkat suku bunga bank.

Umumnya nilai kupon obligasi akan lebih tinggi dibandingkan dengan bunga deposito, tetapi lebih rendah dari suku bunga pinjaman (kredit) bank. Harga obligasi akan berfluktuasi, besarnya fluktuasi tergantung kepada permintaan, penawaran dan suku bunga yang terjadi di pasar. Harga obligasi berkorelasi negative dengan tingkat suku bunga. Faktor lain penurunan harga dari obligasi dapat berasal dari peningkatan resiko perusahaan yang mengeluarkan obligasi tersebut. Resiko gagal bayar pada sebuah obligasi tercermin dalam peringkat (rating) dari obligasi tersebut.

Didalam prospektus yang disampaikan kepada para calon investor, disajikan ringkasan fakta dan pertimbangan-pertimbangan penting. Misalnya tentang anggaran dasar perusahaan, bidang usaha perusahaan termasuk mencantumkan jumlah nominal obligasi dan tujuan penggunaanya. Data-data penting seperti laporan keuangan terbaru dilampirkan secara utuh. Riwayat singkat emiten dan para pemegang saham, struktur perusahaan, kegiatan dan prospek usaha. Pada bagian awal prospektus akan dituliskan ringkasan penawaran umum yang akan menjelaskan identitas obligasi tersebut.

Pada umumnya, semakin panjang waktunya maka akan semakin tinggi tingkat bunga yang ditawarkan untuk menutupi resiko tambahan yang dikarenakan jangka waktu investasi yang sangat panjang. Hubungan antara tingkat suku bunga yang dibayarkan suatu obligasi (jangka pendek maupun jangka panjang) dengan tanggal atau tahun jatuh temponya disebut kurva hasil (Yield Curve). Yield adalah apa yang sebenarnya investor dapatkan dari hasil menananmkan uangnya pada obligasi. Kebanyakan kolom obligasi menyatakan yield saat ini (current) dalam presentase. Para investor menggunaka current yield untuk membandingkan nilai relatif suatu obligasi.

YTM (Yield To Maturity) adalah cara untuk memprediksi keuntungan dalam suatu jangka waktu. YTM menghitung tingkat bunga obligasi yang dihubungkan dengan harga, dengan selisih harga penjualan terhadap nilai pari, dengan tahun-tahun tersisa hingga obligasi tersebut jatuh tempo. Nilai YTM ditentukan oleh tiga hal yaitu jumlah pembayaran yang diterima secara periodik, harga perolehan serta jangka waktu jatuh tempo.

Biasanya, Obligasi diterbitkan dengan cirri-ciri sebagai berikut :

  • Tanggal jatuh tempo (maturity date) obligasi, yaitu tanggal yang sudah ditetapkan oleh peminjam untuk melunasi hutangnya. Walaupun ada tanggal jatuh tempo yang tercantum dalam suatu obligasi bukan berarti Anda harus memegang obligasi tersebut hingga jatuh tempo, karena Anda dapat memperjualbelikannya pada pasar obligasi.
  • Tingkat bunga (coupon rate) obligasi, yaitu tingkat bunga yang akan dibayarkan kepada Anda secara periodik. Tingkat bunga yang diberikan dapat tetap (bunga yang dibayarkan kepada Anda adalah tetap setiap tahun) atau tingkat bunga mengambang (bunga yag dibayarkan akan disesuaikan secara periodik).
  • Nilai nominal (face value atau par value) obligasi yaitu sejumlah uang tertentu yang dipinjamkan kepada perusahaan tersebut, jumlah ini yang akan menjadi pokok pinjaman.

Seperti yang telah dikatakan sebelumnya, obligasi dapat dikeluarkan baik oleh perusahaan maupun pemerintah.

Obligasi pemerintah memiliki tingkat keamanan tertinggi (savereign risk) karena pemerintah memiliki kemampuan untuk membebankan pajak dan mencetak uang. Obligasi yang dikeluarkan oleh pemerintah biasa dikenal sebagai obligasi ritel /ORI.

Tapi ketika Anda hendak memutuskan untuk memilih obligasi perusahaan, pilihlah selalu dari obligasi yang memiliki peringkat tertinggi terlebih dahulu. Peringkat ini mencerminkan resiko kegagalan dalam membayar bunga atau pokok.

Peringkat AAA memiliki resiko paling rendah, lalu disusul AA, A, BBB dan seterusnya sampai D yang menandakan bahwa obligasi tersebut sudah gagal bayar (wanprestasi). Selain resiko kegagalan seperti di atas, ada beberapa resiko lagi yang terdapat dalam obligasi seperti : resiko suku bunga, resiko kesempatan investasi kembali (re-investment risk) dan lain-lain.

Resiko suku bunga

Harga Obligasi bergerak berlawanan arah (berkorelasi negatif) dengan pergerakan suku bunga. Ketika suku bunga naik, harga obligasi turun. Misalkan Anda memiliki obligasi pemerintah senilai Rp. 5.000.000,- dengan tingkat bunga 10%. Anda membeli obligasi tersebut awal tahun 2005. Namun sejak tahun 2008 pemerintah menerbitkan obligasi baru dengan tingkat bunga 15%. Bunga yang Anda terima tetap 10% sementara orang lain mendapatkan bunga yang lebih tinggi dari hari ini yaitu 15%. Dengan demikian berapa harga yang akan pemodal tawarkan kepada Anda sebagai pemegang obligasi tersebut ? Sudah tentu harganya akan lebih rendah dari Rp. 5.000.000,- karena obligasi yang Anda miliki memberikan bunga yang lebih rendah dari tingkat bunga obligasi di pasar. Semakin panjang tanggal jatuh tempo obligasi, semakin tinggi resiko suku bunga yang terdapat dalam obligasi tersebut karena fluktuasi suku bunga lebih tinggi dalam jangka panjang.

Resiko inflasi

Resiko berikutnya adalah resiko inflasi. Anda harus memperhatikan kondisi ekonomi dari waktu ke waktu untuk dapat mengamati pergerakan laju inflasi. Jika Anda melihat kemungkinan akan naiknya inflasi, maka juallah obligasi yang Anda pegang secepatnya karena bila inflasi meningkat maka suku bunga juga akan meningkat. Sebab jika Anda memegang obligasi yang memberikan tingkat kupon yang lebih rendah, Anda akan kehilangan daya beli dari bunga yang Anda terima.

Resiko lainnya

Resiko lainnya adalah resiko kesempatan investasi kembali (reinvestment risk) Anda tidak dapat berharap kondisi investasi saat itu sama dengan ketika Anda membeli obligasi tersebut pertama kali, khususnya bila Anda membeli obligasi untuk jangka panjang, karena perubahan ekonomi dan politik dapat mempengaruhi tingkat suku bunga pada saat Anda hendak menginvestasikan kembali kupon-kupon dari obligasi tersebut. Dan ada juga beberapa jenis obligasi yang memiliki fitur call, yang berarti perusahaan penerbit obligasi tersebut berhak untuk membeli kembali (buy back) obligasi pada harga tertentu (call price) sebelum obligasi tersebut jatuh tempo. Untuk obligasi yang berdenominasi mata uang asing (non-rupiah), gejolak fluktuasi nilai tukar valuta asing terhadap rupiah menjadikan resiko ini harus diperhatikan dengan baik, agar investasi Anda terlindung dari kerugian akibat selisih kurs.

Sekarang Anda sudah tahu mengenai obligasi, cara dan keuntungan investasi obligasi, bagaimana obligasi tersebut diterbitkan dan resiko-resiko apa saja yang terkandung dalamnya. Jika Anda memiliki preferansi yang moderat dalam resiko, Anda lebih baik memilih berinvestasi dalam obligasi yang memberikan penghasilan tetap secara periodik.

Investasi Saham

Investasi Saham

Investasi Saham

Saham adalah satuan nilai atau pembukuan dalam berbagai instrumen finansial yang mengacu pada bagian kepemilikan sebuah perusahaan.

Dengan menerbitkan saham, memungkinkan perusahaan-perusahaan yang membutuhkan pendanaan jangka panjang untuk ‘menjual’ kepentingan dalam bisnis – saham (efek ekuitas) – dengan imbalan uang tunai. Ini adalah metode utama untuk meningkatkan modal bisnis selain menerbitkan obligasi.

Saham dijual melalui pasar primer (primary market) atau pasar sekunder (secondary market).

 

KARAKTERISTIK

*) SAHAM PREFEREN

Memiliki karakteristik sebagai berikut ;

  • Memiliki berbagai tingkat, dapat diterbitkan dengan karakteristik yang berbeda
  • Tagihan terhadap aktiva dan pendapatan, memiliki prioritas lebih tinggi dari saham biasa dalam hal pembagian dividen.
  • Dividen kumulatif, bila belum dibayarkan dari periode sebelumnya maka dapat dibayarkan pada periode berjalan dan lebih dahulu dari saham biasa
  • Konvertibilitas, dapat ditukar menjadi saham biasa, bila kesepakatan antara pemegang saham dan organisasi penerbit terbentuk

*) SAHAM BIASA

Memiliki karakteristik sebagai berikut ;

  • Hak suara pemegang saham, dapat memillih dewan komisaris.
  • Hak didahulukan, bila organisasi penerbit menerbitkan saham baru.
  • Tanggung jawab terbatas, pada jumlah yang diberikan saja.

KATEGORI

Bila ditinjau dari kinerja perdagangan, saham dapat dikelompokkan menjadi ;

  1. Blue chip stocks, saham biasa yang memiliki reputasi tinggi, sebagai pemimpin dalam industrinya, memiliki pendapatan yang stabil dan konsisten dalam membayar dividen.
  2.  Income stocks, saham suatu emiten dengan kemampuan membayarkan dividen lebih tinggi dari rata-rata dividen yang dibayarkan pada tahun sebelumnya.
  3. Growth stocks, terdiri dari well-known dan lesser-known
  4. Speculative stocks, saham secara konsisten memperoleh penghasilan dari tahun ke tahun, mempunyai kemungkinan penghasilan yang tinggi di masa mendatang, namun belum pasti.
  5. Counter cyclical stocks, saham yang tidak terpengaruh oleh kondisi ekonomi makro maupun situasi bisnis secara umum

APLIKASI

Masyarakat dapat membeli saham biasa di bursa efek via broker. Di Indonesia, pembelian saham harus dilakukan atas kelipatan 500 lembar atau disebut juga dengan 1 lot. Saham pecahan ( tidak bulat 500 lembar ) bisa diperjualbelikan secara over the counter. Salah satu tujuan masyarakat untuk membeli saham adalah untuk mendapatkan keuntungan dengan cara ;

  • Meningkatnya nilai kapital (capital gain).
  • Mendapatkan dividen.

Penawaran Saham Perusahaan kepada masyarakat pertama kali sebelum listing di bursa dinamakan Initial Public Offering (IPO), sedangkan jika sudah terdaftar (listing) dan perusahaan ingin menambah saham beredar dengan memberikan hak terlebih dahulu kepada pemegang saham lama untuk membeli-nya dinamakan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau dikenal juga dengan sebutan Right Issue.

Beberapa perusahaan Indonesia melakukan dual listing saham di Bursa Efek Jakarta dan New York Stock Exchange. Saham yang diperjualbelikan di NYSE tersebut biasa dikenal dengan American Depositary Receipt (ADR). Harga saham, bisa naik atau pun turun, seiring dengan situasi dan kondisi yang ada. Seperti saat krisis moneter pada tanggal 15 September 1998, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga merupakan barometer saham di Indonesia terpuruk hingga mencapai nilai 292,12 poin. Pada bulan September pula, IHSG mencapai nilai terendah yaitu 254 poin. Hal ini menyebabkan saham-saham di dalam negeri menjadi under value. Dalam periode 2002-2007, nilai IHSG telah pulih bahkan sudah beberapa kali memecahkan rekor. Contohnya pada tahun 2006 dan tahun 2007 IHSG memposisikan dirinya sebagai salah satu indeks yang memiliki kinerja terbaik dunia ( peringkat 2 setelah Cina, mencapai level 2.745,826 poin).Pada tanggal 11 Desember 2007, IHSG mencapai level 2.810,262 poin sekaligus menorehkan sejarah sebagai level indeks tertinggi sepanjang sejarah Indonesia. Selain itu, IHSG mengalami peningkatan rata-rata tahunan sebesar 42,18% sebagai pergerakan indeks tertinggi dibandingkan dengan peningkatan indeks di Asia.

MEKANISME PERDAGANGAN SAHAM DI INDONESIA

Pertama yang perlu dilakukan adalah investor harus menjadi nasabah pada perusahaan efek dahulu. Investor membuka rekening dengan membayarkan deposit sejumlah Rp 25 juta, sementara yang lain mewajibkan sebesar Rp 15 juta dan seterusnya. Jumlah yang disetorkan bervariasi. Pada dasarnya,batasan minimal atau jumlah nominal membeli saham tidak ada tapi di Bursa Efek Indonesia pembelian minimal 500 lembar atau 1 lot, misalnya harga saham perusahaan XYZ senilai Rp 100,00 maka dana minimal yang dibutuhkan untuk membeli satu lot sama dengan Rp 50.000,00 (500 lembar dikali Rp 100,00). Transaksi penjualan atau pembelian dapat dilakukan pada Hari bursa.

TEMPAT PERDAGANGAN

Tempat lain untuk membeli saham selain IDX / Indonesia Stock Exchange ( Indonesia ), yaitu Nasdaq / Nasdaq Stock Market ( Amerika Serikat ), NYSE / New York Stock Exchange ( New York ), SEAQ / Stock Exchange Automated Quotations ( London ), Euronext ( merger pasar saham antara negara Paris, Amsterdam, dan Brussels ), TSE / Tokyo Stock Exchange ( Tokyo ), SGX / Singapore Exchange ( Singapura ) dan tempat perdagangan lainnya ( terdapat kurang lebih 69 tempat perdagangan / bursa saham di seluruh dunia ).

JUAL KOSONG

Biasanya, hal pertama yang dilakukan oleh investor adalah membeli saham dan kemudian menjualnya. Dengan jual kosong (short selling), yang terjadi adalah kebalikannya. Pertama, saham dijual kemudian dibeli kembali. Cara ini memungkinkan investor mendapatkan keuntungan dari penurunan harga saham.Dilakukan dengan cara, investor meminjam suatu saham dari broker dan menjualnya.Selanjutnya, short-seller harus membeli saham yang sama untuk menggantikan saham yang telah dipinjam.Kegiatan ini disebut mengganti posisi kosong (covering short positiion).

Pergerakan Emas Sore Hingga Malam Ini

Pergerakan Emas Sore Hingga Malam Ini

Pergerakan Emas Sore Hingga Malam Ini

Dear Investor,

Pada hari ini emas terus bergerak turun dari posisi dibukanya pada pagi tadi di level 1295.65 hingga ke posisi terendahnya di level 1286.10. Selain karena teknikalnya yang telah menembus moving average 5 di level 12393.00, tapi juga karena data-data ekonomi eropa yaitu tingkat pengangguran Spanyol dan turunnya persediaan Uang di Uni-Eropa yang buruk dan buruknya Prelim GDP Inggris tadi siang terus menguatkan Dolar AS terhadap beberapa mata uang walau sesaat tapi berpengaruh kuat melemahkan emas.

Namun, pada jam 16.30 wib ini, emas terlihat naik menuju moving average 5 dan masuk kembali ke dalam bolinger 11 pada time frame H4 dan diprediksi kenaikannya akan mencapai 1293.00-1295.00, terutama saat terjadi pergantian grafik pada jam 17.00 wib nanti.

Pada malam hari jam 21.00 wib diprediksi emas akan kembali melemah bila data CB Consumer Confidence benar-benar dirilis naik diatas prediksinya 82.9. Jika ini terjadi, maka emas dapat melemah kembali menuju 1285.00 pada bolinger 20 bawah pada time frame H4 hingga menuju level 1281.00.

 

Author by Lien Doe Zhang (Pin BB 2A6066FB)

SINYAL FOREX WITH AKURASI & REAL ACCOUNT HISTORY CLICK HERE

Artikel Terkait :

GDP Tumbuh Dibawah Perkiraan, Sterling Terkoreksi

GDP Tumbuh Dibawah Perkiraan, Sterling Terkoreksi

GDP Tumbuh Dibawah Perkiraan, Sterling Terkoreksi

GDP Tumbuh Dibawah Perkiraan, Sterling Terkoreksi

Data ekonomi penting GDP atau Gross Domestic Produc Inggris dikuartal pertama dirilis sebesar 0,8%. Meski tumbuh diatas data dikuartal akhir tahun lalu 0,7% namun masih dibawah perkiraan para ekonom yang memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Inggris tumbuh 0,9% dikuartal pertama.

Pasca rilis data GDP ini sterling terlihat terkoreksi turun dari sebelumnya dilevel $1.6837 kelevel rendah saat ini 1.6793. bila lanjut terus menembus 1.6800 maka akan kelevel 1.6770
Sterling telah menguat secara rally bahkan mencetak harga tertinggi dalam 3 tahun terakhir dilevel 1.6858 Senin kemarin.

 

Author by Marthin (Pin BB 2A6066FB)

SINYAL FOREX WITH AKURASI & REAL ACCOUNT HISTORY CLICK HERE

Artikel Terkait :

Serangkaian Laporan Data Zona Eropa Di Rilis Buruk

Serangkaian Laporan Data Zona Eropa Di Rilis Buruk

Serangkaian Laporan Data Zona Eropa Di Rilis Buruk

Serangkaian Laporan Data Zona Eropa Di Rilis Buruk

Serangkaian laporan data ekonomi zona Eropa yang di rilis pada sore ini di laporkan hasil tersebut di rilis kurang baik dari hasil sebelumnya. Dalam laporannya , data M3 Money Supply di laporkan turun menjadi 1.2% di bawah perkiraan sebelumnya di 1.4% dan juga di bawah hasil sebelumnya di 1.3%. Di waktu yang sama, untuk data Private Loans di laporkan turun menjadi -2.2% dari perkiraan sebelumnya di -2.0%. Namun, hasil saat ini sama seperti sebelumnya di angka -2.2%.

Setelah serangkaian data tersebut di rilis dengan hasil yang kurang baik, pergerkan Euro saat ini sedikit terkoreksi turun ke level 1.3853. Di prediksi apabila penurunan Euro masih berlanjut dan menembus level 1.3820 maka penurunan akan berlanjut hingga ke level 1.3800-1.3785.Namun, apabila level 1.3820 tidak tersentuh maka pergerakan Euro akan kembali naik ke level 1.3840-1.3860 dan bergerak dikisaran level tersebut hinga rilis data AS malam nanti.

 

Author by Marthin (Pin BB 2A6066FB)

SINYAL FOREX WITH AKURASI & REAL ACCOUNT HISTORY CLICK HERE

Artikel Terkait :

Laporan Data Unemployment Rate Spanyol Bertambah Tak Terduga

Laporan Data Unemployment Rate Spanyol Bertambah Tak Terduga

Laporan Data Unemployment Rate Spanyol Bertambah Tak Terduga

Laporan Data Unemployment Rate Spanyol Bertambah Tak Terduga

Laporan data Unemployment Rate Spanyol yang di rilis pada Selasa siang ini di laporkan hasil tersebut di rilis kurang baik , bertambah menjadi 25,9% dari perkiraan sebelumnya di 25,6% dan juga hasil sebelumnya di 25,7%.

Walaupun data tersebut di rilis dengan hasil yang kurang baik, pergerakan Euro saati ini masih bergerak sideway dikisaran level1.3880-1.3860. masih bertahannya Euro saat ini di karenakan para investor yang lebih memilh fokus menunggu hasil data AS malam nanti. Di prediksi pergerakan Euro selanjutnya akan sedikit terkoreksi turun ke level 1.3850-1.3840. dan bergerak dikisaran level tersebut.

Author by Marthin (Pin BB 2A6066FB)

SINYAL FOREX WITH AKURASI & REAL ACCOUNT HISTORY CLICK HERE

Artikel Terkait :